Pakan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi usaha peningkatan hasil peternakan. Peningkatan kualitas pakan diharapkan dapat mendukung tercapainya peningkatan hasil produksi peternakan, sehingga Jerami padi yang merupakan makanan ternak ruminansia adalah salah satu jenis limbah pertanian yang melimpah. Jerami padi yang langsung diberikan kepada ternak tanpa melalui proses pengolahan akan tergolong sebagai makanan ternak yang berkualitas rendah. Jerami padi memiliki zat gizi yang minim, kandungan protein yang sedikit dan daya cernanya rendah, sehingga perlu diberikan perlakuan khusus yaitu fermentasi.
Proyek Usaha Mandiri dengan pemeliharaan domba dalam pakan komplitdengan pemberian pakan jerami padi fermentasidalam pakan komplit hasilnya yaitu rata-rata konsumsi pakan kumulatif unuk pakan X1 adalah 693,55 g/ekor/hari dan X2 adalah 720,45 g/ekor/hari, rata-rata berat badan akhir domba untuk pakan X1 adalah 21.166,67 g/ekor dan domba untuk pakan X2 adalah 20.333,33 g/ekor, rata-rata pertambahan berat badan domba untuk pakan X1 adalah 97,14 g/ekor/hari dan domba untuk pakan X2 adalah 118,09 g/ekor/hari dan rata-rata konversi pakan domba untuk pakan X1 adalah 7,87 dan domba untuk pakan X2 adalah 6,67. ini bertujuan dapat memberikan efisiensi pakan yang lebih baik. Metode Proyek Usaha mandiri yang digunakan adalah Uji-T. Pakhir pemeliharaan domba dapat disimpulkan bahwa penambahan Jerami Padi Fermentasi (JPF) tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan, pertambahan berat badan dan konversi pakan domba jantan.
Langganan:
Postingan (Atom)